Mengenal Persiapan Pendaki Pemula, Tak Kenal maka Tak Pernah Tahu

Saat ini lagi ngetrend nih orang mendaki gunung, berbagai ragam tujuan tersembunyi para pendaki kecuali yang memang ingin merasakan rasanya berada di puncak gunung dengan jerih payahnya. Seperti di beberapa film Into The Wild (2017) yang mana tokoh Christopher McCandless memutuskan untuk meninggalkan kehidupan duniawinya hanya untuk mencari jati diri yang sebenarnya, Seven Years in Tibet (1997) tokoh Harrer yang berambisi untuk menaklukkan pegunungan Himalaya, dan salah satunya film Indonesia yang berjudul 5cm (2012) tokoh 5 orang sahabat yang bersepakat untuk keluar dari zona nyaman dengan melakukan sebuah perubahan dalam hidup dengan berpetualang di gunung Semeru.

Akhirnya banyak bermunculan pendaki pemula yang ikut meramaikan gunung yang memiliki tingkat ketinggian standar. Kalau kamu masih pendaki pemula, ada beberapa hal yang harus kamu ketahui sebelum mendaki. Karena mendaki tak seperti berwisata ke pantai. Berdasarkan pengalaman saya sebagai pendaki pemula yang kurang persiapan waktu itu, untungnya tidak terjadi hal-hal yang membahayakan. Makanya, saya ingin berbagi informasi bagi kamu yang akan mendaki pertama kalinya.

  1. Lakukan olah fisik, persiapkan fisikmu seminggu sebelum agenda mendaki dengan melakukan pemanasan misalnya berlari memutari lapangan cukup 30 menit saja minimal tiga kali dalam seminggu tujuannya untuk melemaskan otot kamu, berolahraga naik turun tangga supaya kaki kamu terbiasa dengan tekanan pada tanah tanjakan di pegunungan. Dulu saya hanya melakukan pemanasan berlari H-1 agenda mendaki, makanya saat mendaki mengalami kesulitan dan badan terasa berat untuk melangkah, kakipun bergetar. Untungnya saya bersama kawan-kawan yang kompak, kami saling membantu, menggandeng yang hampir tidak kuat, saling menunggu, dan hebatnya peralatan dan perlengkapan yang berat masuk di tas carrier kawan-kawan cowok. Jadi, yang cewek hanya membawa barang pribadi meski masih terasa berat memanggulnya.
  2. Membawa barang dan peralatan yang penting saja, pasti bingung nih apa aja yang harus dibawa apalagi kalau kamu perempuan, hmmm pasti ribet yaa. Siapkan perlengkapan menginap seperti tenda, sleeping bag, matras, senter, trash bag (wajib bawa, karena kamu harus tetap menjaga kebersihan alam), peralatan masak (karena di puncak hawanya paling syahdu kalau nyeduh mie dan kopi) jaket, pakaian ganti, perlengkapan ibadah (teruntuk muslim), konsumsi (3 air botol 1500 ml, roti, bisquit, pop mie, indomie, kopi, minuman isotonik, madu, gula merah juga wajib kamu konsumsi saat sedang mendaki gunanya memberi manfaat ketika badan sedang lemas, bawa obat Tolak Angin, obat-obatan pribadi), hansaplast (untuk berjaga-jaga berhubung rutenya berbatu dan pasir), kantung plastik (untuk memisahkan antara pakaian kotor dan bersih), tissue basah dan tissue kering, perlengkapan mandi, jas hujan dan bawa pembalut untuk berjaga-jaga (teruntuk perempuan). Saya sarankan untuk perlengkapan seperti tenda, sleeping bag, trash bag, matras, senter, perlengkapan masak disiapkan sekelompok supaya tidak ada yang kelupaan dan masuk dalam daftar perlengkapan bersama.
  3. Pakaian dan perlengkapan yang dipakai saat mendaki, tidak usah bingung mau pakai apa! cukup mengenakan kaos/baju yang tebal atau pakai kemeja flanel, jaket, topi, sarung tangan, kaos kaki, celana cargo (saya sarankan jangan celana jeans soalnya kalau hujan akan terasa berat), pakai sandal atau sepatu yang menggunakan grip supaya kamu tidak terpleset dan pakai masker. Ingat selain kamu bawa ransel, kamu juga perlu bawa tas kecil untuk wadah gawai, charger, obat-obatan, hansaplast, gula merah, dan uang tunai supaya gampang tidak perlu membuka ransel.

Itulah tips yang perlu dipersiapkan bagi kamu pendaki pemula, jangan malu yaa untuk meminta istirahat atau meminta bantuan kawan untuk menggandeng kamu apabila sudah tidak sanggup melangkah sendiri. Jangan mengoleskan balsem ke badan kamu. Alih-alih menghangatkan, balsem malah bikin kamu tambah dingin sempriwinggg. Ganti balsem dengan bawang merah yang dikepak meskipun bau kurang sedap, namun kalau sedang mendaki semua itu adalah pilihan.

Nikmati perjuangan mendakinya, sob!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *